Kembali ke Blog

7 Jurusan Sepi Peminat tapi Gaji Tinggi, Sobat Cerdas Wajib Tahu!

08 Oct 2026 • 15 Pembaca • 0 Menyukai
7 Jurusan Sepi Peminat tapi Gaji Tinggi, Sobat Cerdas Wajib Tahu!

Halo, Sobat Cerdas! Waktu memilih jurusan, kebanyakan dari kita mengikuti arus: Kedokteran, Teknik Informatika, Manajemen, Hukum. Hasilnya, kursi di jurusan-jurusan populer diperebutkan ribuan orang. Padahal ada jurusan yang jarang dilirik, saingannya sedikit, tetapi pasar kerjanya justru membutuhkan lulusannya. Dalam dunia bisnis, ini sering disebut blue ocean: lautan yang belum ramai.

Di artikel ini, Lampung Cerdas merangkum 7 jurusan yang termasuk kategori itu, lengkap dengan alasan sepi peminat, peluang kerja, dan kisaran gaji awalnya.

Kenapa Jurusan Sepi Peminat Bisa Bergaji Tinggi?

Ada tiga alasan yang sering muncul di berbagai ulasan:

  1. Persaingan masuk lebih ringan. Peminat sedikit, sehingga peluang diterima relatif lebih besar.
  2. Lulusannya langka. Industri membutuhkan keahlian khusus, sementara jumlah lulusan terbatas.
  3. Citra yang kurang menarik. Banyak jurusan dianggap "berat", "kotor", atau "kerja lapangan", padahal justru di situlah peluangnya.

Sebagai pembanding, rata-rata upah pekerja lulusan Diploma IV hingga S3 di Indonesia sekitar Rp4,77 juta per bulan (BPS, Februari 2026). Kisaran gaji di bawah ini rata-rata berada di atasnya, meski bergantung pada perusahaan dan lokasi.

7 Jurusan Sepi Peminat tapi Gaji Tinggi

1. Geologi dan Geofisika

Kenapa sepi: dianggap identik dengan kerja lapangan di daerah terpencil dan perhitungan yang rumit. Peluang kerja: energi panas bumi (geothermal), proyek infrastruktur besar, dan pertambangan, termasuk bahan baku baterai kendaraan listrik. Profesinya antara lain geologis dan reservoir engineer. Gaji awal: sekitar Rp8–15 juta per bulan.

2. Statistika dan Aktuaria

Kenapa sepi: banyak calon mahasiswa mundur karena menganggap matematikanya terlalu abstrak. Peluang kerja: fintech, perbankan, asuransi, dan lembaga pemerintah seperti BPS membutuhkan analis data. Lulusannya bisa menjadi data scientist atau aktuaris. Gaji awal: sekitar Rp8–18 juta per bulan. Untuk aktuaris, sebuah sumber menyebut level junior bisa mencapai Rp20–45 juta, tetapi angka itu perkiraan dan jalurnya menuntut ujian profesi yang sulit.

3. Teknik Perkapalan

Kenapa sepi: program studinya terbatas dan sering dikaitkan dengan stereotip dunia pelaut. Peluang kerja: galangan kapal seperti PT PAL dan program pengembangan industri maritim. Profesinya antara lain perancang kapal dan naval architect. Gaji awal: sekitar Rp7–12 juta per bulan.

4. Metalurgi dan Material

Kenapa sepi: hanya sedikit kampus yang membukanya, dan materi kuliahnya tergolong menantang. Peluang kerja: smelter nikel dan rantai pasok baterai kendaraan listrik. Profesinya antara lain metalurgis dan process engineer. Gaji awal: sekitar Rp7–12 juta per bulan.

5. Teknik Lingkungan

Kenapa sepi: sering dianggap kurang bergengsi dibanding Teknik Sipil. Peluang kerja: kebutuhan AMDAL, laporan ESG, target net-zero, serta pengelolaan limbah dan air membuat perusahaan butuh tenaga ahli. Profesinya antara lain environmental engineer dan HSE officer. Gaji awal: sekitar Rp6,5–11 juta per bulan.

6. Agroteknologi dan Teknik Pertanian

Kenapa sepi: pertanian masih dianggap pekerjaan yang kotor dan kurang bergengsi. Peluang kerja: ketahanan pangan, industri makanan dan minuman, produsen pupuk, hingga startup agritech. Profesinya antara lain agronom dan staf R&D. Gaji awal: sekitar Rp6–10 juta per bulan. Catatan untuk Sobat Cerdas di Lampung: Lampung dikenal sebagai daerah penghasil komoditas pertanian, jadi jurusan ini punya relevansi dengan industri lokal. Cek langsung kampus tujuanmu untuk memastikan prodinya tersedia.

7. Oseanografi

Kenapa sepi: namanya terdengar asing dan jalur kariernya jarang dibahas. Peluang kerja: pemodelan pesisir, survei hidrografi, riset kelautan, hingga pengajaran. Profesinya antara lain oseanografer dan surveyor hidrografi. Gaji awal: disebut hingga sekitar Rp10 juta per bulan untuk fresh graduate.

Perbandingan Singkat

JurusanPerkiraan gaji awal per bulan
1. 
Statistika dan Aktuaria | Rp8–18 juta
2. Geologi dan Geofisika | Rp8–15 juta
3. Teknik Perkapalan | Rp7–12 juta
4. Metalurgi dan Material | Rp7–12 juta
5. Teknik Lingkungan | Rp6,5–11 juta
6. Agroteknologi dan Teknik Pertanian | Rp6–10 juta
7. Oseanografi | hingga sekitar Rp10 juta

Catatan: angka di atas adalah estimasi dari artikel karier dan media pendidikan, bukan data resmi. Gaji nyata bergantung pada perusahaan, lokasi, dan keahlianmu. Di luar kota besar, gaji lulusan baru umumnya mengikuti standar upah minimum setempat.

Waspada: Sepi Peminat Bukan Jaminan Sukses

Sobat Cerdas, jangan langsung memilih hanya karena saingannya sedikit. Pertimbangkan beberapa hal ini:

  • Tidak semua jurusan sepi bergaji tinggi. Sebagian jurusan langka, misalnya yang berkaitan dengan arsip atau perpustakaan, justru berpenghasilan sekitar upah minimum.
  • Sepi peminat tidak sama dengan banyak lowongan. Beberapa bidang punya peluang kerja yang sempit dan terkonsentrasi di kota atau industri tertentu.
  • Cek ketersediaan prodi. Jurusan langka biasanya hanya dibuka oleh sedikit kampus, dan bisa jadi kamu harus merantau.
  • Minat tetap nomor satu. Menjalani kuliah empat tahun di jurusan yang tidak kamu sukai akan terasa berat, apa pun gajinya.

Tips Memilih Jurusan Sepi Peminat

  1. Riset langsung ke alumni. Tanyakan di mana mereka bekerja dan berapa gaji awalnya.
  2. Periksa akreditasi dan kerja sama industri kampus. Magang dan kerja sama dengan perusahaan sangat membantu.
  3. Kuasai skill pendukung. Analisis data, bahasa Inggris, dan kemampuan memakai AI membuat lulusanmu lebih dicari.
  4. Pertimbangkan lokasi kerja. Jurusan seperti geologi dan metalurgi sering menuntut penempatan di daerah tambang atau lokasi proyek.
  5. Siapkan rencana cadangan. Pilih jurusan cadangan di jalur seleksi yang sama.

Kesimpulan

Jurusan sepi peminat bisa menjadi jalan pintas yang cerdas menuju karier bergaji baik, selama kamu memilihnya dengan data dan sesuai minat. Geologi, Statistika dan Aktuaria, Teknik Perkapalan, Metalurgi, Teknik Lingkungan, Agroteknologi, dan Oseanografi adalah contoh jurusan yang saingannya sedikit tetapi dibutuhkan industri.

Jadi, Sobat Cerdas, jangan hanya ikut arus. Cari tahu, tanya alumni, dan pilih jurusan yang cocok dengan kemampuanmu.

Jurusan mana yang paling menarik buat kamu? Tulis di kolom komentar, dan ikuti terus Lampung Cerdas untuk info pendidikan dan karier lainnya!

Kuliah Tanpa Tes Ecourse
Rekomendasi Program Unggulan

Kuliah Tanpa Tes

Rp 225.000 Rp 740.000

Bagikan Artikel

Bantu sebarkan informasi bermanfaat ini.

📬 Update Artikel & Promo

Suka dengan artikel ini? Dapatkan info artikel & promo terbaru di email kamu!

Daftarkan email kamu sekarang. Kami akan mengirimkan update artikel inspiratif berikutnya, tips lolos kampus, serta penawaran diskon promo program belajar eksklusif.

Baca Artikel Lainnya

Temukan wawasan penting lainnya untuk menambah pengetahuan dan menunjang perjalanan belajar Anda.

📬 NEWSLETTER EKSKLUSIF

Dapatkan Info Artikel Edukasi, Beasiswa & Promo Spesial!

Daftarkan email kamu sekarang. Kami akan mengirimkan ringkasan artikel inspiratif, tips lolos kampus, serta info pertama saat ada promo dan flash sale program belajar.

100% Gratis Tanpa Spam Berhenti Kapan Saja